Rabu, 16 September 2015

Adolf Otto Reinhold Windaus Penemuan Struktur Kimia Kolesterol

Lahir: 25 Desember 1876 Berlin, Kekaisaran Jerman

Meninggal: 9 Juni 1959 (umur 82) Göttingen, Jerman Barat

Kebangsaan: Jerman

Bidang: Kimia organik, biokimia

Mahasiswa doktoral: Adolf Friedrich Johann Butenandt

Penghargaan: Hadiah Nobel dalam Kimia (1928)   
Adolf Otto Reinhold Windaus ialah seorang kimiawan Jerman yang memenangkan Nobel Kimia pada tahun 1928 untuk karyanya pada sterol dan hubungannya dengan vitamin. Ia merupakan penasihat doktoral bagi Adolf Butenandt yang kelak menerima Hadiah Nobel Kimia pada tahun 1939.

Biografi

Adolf Windaus lahir di Berlin pada 25 Desember 1876. Minatnya dalam kimia bangkit oleh karena kuliah dari Hermann Emil Fischer. Ia mulai belajar kedokteran dan kimia di Berlin dan kemudian di Freiburg. Ia mendapatkan gelar doktor pada awal tahun 1900 dan berfokus pada kolesterol dan sterol lain di Universitas Albert Ludwig Freiburg. Pada tahun 1913, ia menjadi profesor kimia di Universitas Innsbruck namun 2 tahun kemudian ia pindah ke Universitas Göttingen dan tetap di sana sampai pensiun pada tahun 1944.

Ia terlibat dalam penemuan transformasi kolesterol melalui beberapa tahap ke vitamin D3 (kolekalsiferol). Ia memberikan patennya ke Merck dan Bayer dan mereka mengeluarkan obat Vigantol pada tahun 1927.

Adolf Otto Reinhold meninggal di Göttingen, Jerman Barat padad 9 Juni 1959 saat berusia 82 tahun.

Penemuan Struktur Kimia Kolesterol

Pada tahun 1905 saat Adolf Windaus masih menjadi seorang mahasiswa tingkat doktoral di Institut Kimia Universitas Freiberg, Jerman, ia mencoba menentukan struktur kimia kolesterol. Bersama peneliti lainnya, pada tahun 1910, Adolf Windaus menyatakan bahwa jaringan jantung bisa rusak disebabkan aterosklerosis yang mengandung kolesterol tinggi dibandingkan dengan jaringan yang normal.

Riset yang luar biasa membuat Windaus di anugerahi hadiah Nobel pada tahun 1928. Meskipun kemudian diketahui bahwa penjelasan tentang struktur molekul kolesterol ternyata salah, panitia penganugerahan hadiah Nobel tidak mencabut hadiah tersebut dan Windaus tetap mencoba meneruskan penelitian untuk memperbaikinya. Dua puluh tahun kemudian, para ilmuwan menemukan struktur kimia kolesterol yang benar.

Sumber:
·    http://id.wikipedia.org/wiki/Adolf_Windaus
·    http://kliklkm.co.id/sejarah-penemuan-kolesterol.html