Kamis, 28 Mei 2015

Makalah Lari Jarak Pendek



KATA PENGANTAR


Assalamualaikum Wr. Wb
            Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat serta hidayahnya, maka kami dapat menyelesaikan karya ilmiah ini dengan judul “ Olahraga Lari   “
            Semoga sholawat dan salam senantiasa tercurah limpahkan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, Keluarga, Sahabat dan para pengikutnya hingga akhir zaman. Amien … !!!!
                 Karya tulis ini di susun untuk memenuhi salah satu tugas Bahasa Indonesia.
        Penulis sangat menyadari bahwa karya ilmiah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat kami harapkan dami kesempurnaan karya ilmiah iin.


Wassalamualaikum Wr.Wb
  
Baturaja,   Mei 2015
  

Penulis



BAB 1
PENDAHULUAN
1.1  Latar  Belakang
      Olahraga adalah salah satu pendukung dalam segala hal . Dengan berolahraga tubuh akan lebih sehat,bugar dan segar,tapi olahraga yang di maksud adalah olahraga ringan . ada banyak cabang olahraga di seluruh dunia baik yang berujuan untuk pendidikan,kebugaran tubuh, atau prestasi.
Atletis adalah gerakan ringan yang di lakukan oleh tubuh seperti berjalan, berlari . Salah satu aplikasi dari berlari adalah lari sprint . Dalam makalah ini saya akan mencoba menguraikan tentangOlahraga Lari
1.2  Rumusan Masalah
1.      Apa Pengertian Dari Olahraga Lari ?
2.      Apa Saja Macam – Macam Lari Dalam Atletik ?
3.      Apa Manfaat Dari Olahraga Lari ?
1.3  Tujuan
1.      Agar Siswa Mengetahui Pengertian Dari Olahraga Lari
2.      Agar Siswa Mengetahui Macam – Macam Lari Dalam Atletik
3.      Agar Siswa Mengetahui Manfaat Dari Olahraga Lari

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Lari

Lari adalah olahraga yang sederhana dan tidak membutuhkan peralatan khusus (kecuali sepatu) layaknya olahraga lain. Hampir semua orang bisa melakukannya. Namun sebaiknya kamu mengetahui cara berlari yang benar.
Lari sprint atau lari jarak pendek adalah lari yang menempuh jarak antara 50 m sampai dengan jarak 400 m. oleh karena itu kebutuhan utama untuk lari jarak pendek adalah kecepatan. Kecepatan dalam lari jarak pendek adalah hasil kontraksi yang kuat dan cepat dari otot-otot yang diubah menjadi gerakan halus lancer dan efisien dan sangat dibutuhkan bagi pelari untuk mendapatkan kecepatan yang tinggi. Seoarang pelari jarak pendek (sprinter) yang potensial bila dilihat dari komposisi atau susunan serabut otot persentase serabut otot cepat (fast twitch) lebih besar atau tinggi dengan kemampuan sampai 40 kali perdetik dalam vitro disbanding dengan serabut otot lambat (slow twitch) dengan kemampuan sampai 10kali perdetik dalam vitro. Oleh karena itu seorang pelari jarak pendek itu dilahirkan /bakat bukan dibuat. Suatu analisis structural prestasi lari jarak pendek dan kebutuhan latihan dan pembelajaran untuk memperbaiki harus dilihat sebagai suatu kombinasi yang kompleks dari proses-proses biomekanika, biomotor, dan energetic. Lari jarak pendek bila dilihat dari tahap-tahap berlari terdiri dari beberapa tahap yaitu :
- tahap reaksi dan dorongan (reaction dan drive)
- tahap percepatan (acceleration)
- tahap transisi/perubahan (transition)
- tahap kecepatan maksimum (speed maximum)
- tahap pemeliharaan kecepatan (maintenance speed)
-finish Tujuan lari jarak pendek adalah untuk memaksimalkan kecepatan horizontal, yang dihasilkan dari dorongan badan ke depan.
Kecepatan lari ditentukan oleh panjang langkah dan frekuensi langkah (jumlah langkah persatuan waktu). Oleh karena itu, seorang pelari jarak pendek harus dapat meningkatkan satu atau kedua-duanya.
2.2 Macam-Macam Lari dalam Atletik 

1. Sprint
Lari cepat atau sprint adalah semua perlombaan lari dimana peserta berlari dengan kecepatan maksimal sepanjang jarak yang harus ditempuh, sampai dengan jarak 400 meter masih dapat digolongkan dalam lari cepat. Menurut Muhajir (2004) sprint atau lari cepat yaitu, perlombaan lari dimana peserta berlari dengan kecepatan penuh yang menempuh jarak 100 m, 200 m, dan 400 m. Nomor lomba atau event lari sprint menjangkau jarak dari 50 meter, yang untuk atlet senior hanya dilombakan indoor saja, sampai dengan dan termasuk jarak 400 meter. Kepentingan relatif dari tuntutan yang diletakkan pada seorang sprinter adalah beragam sesuai dengan event-nya, namun kebutuhan dari semua lari-sprint yang paling nyata adalah 'kecepatan'. Kecepatan dalam lari sprint adalah hasil dari kontraksi yang kuat dan cepat dari otot-otot yang dirubah menjadi gerakan yang halus, lancar-efisien dibutuhkan untuk berlari dengan kecepatan tinggi. Kelangsungan gerak lari cepat atau sprint dapat dibagi menjadi tiga, yaitu;
(A) Start , (B) Gerakan lari cepat, (C) Gerakan finish. 

2. Lari Jarak Pendek
Pengertian umum Lari jarak pendek adalah lari yang menempuh jarak antara 50 m sampai dengan jarak 400 m. oleh karena itu kebutuhan utama untuk lari jarak pendek adalah kecepatan. Kecepatan dalam lari jarak pendek adalah hasil kontraksi yang kuat dan cepat dari otot-otot yang dirubah menjadi gerakan halus lancer dan efisien dan sangat dibutuhkan bagi pelari untuk mendapatkan kecepatan yang tinggi. Seoarang pelari jarak pendek (sprinter) yang potensial bila dilihat dari komposisi atau susunan serabut otot persentase serabut otot cepat (fast twitch) lebih besar atau tinggi dengan kemampuan sampai 40 kali perdetik dalam vitro disbanding dengan serabut otot lambat (slow twitch) dengan kemampuan sampai 10kali perdetik dalam vitro. Oleh karena itu seorang pelari jarak pendek itu dilahirkan /bakat bukan dibuat. Suatu analisa structural prestasi lari jarak pendek dan kebutuhan latihan dan pembelajaran untuk memperbaiki harus dilihat sebagai suatu kombinasi yang kompleks dari proses-proses biomekanika, biomotor, dan energetic. Lari jarak pendek bila dilihat dari tahap-tahap berlari terdiri dari beberapa tahap yaitu : -tahap reaksi dan dorongan (reaction dan drive) -tahap percepatan (acceleration) -tahap tansisi/perobahan (transition) -tahap kecepatan maksimum (speed maximum) -tahap pemeliharaan kecepatan (maintenance speed) -finish Tujuan lari jarak pendek adalah untuk memaksimalkan kecepatan horizontal, yang dihasilkan dari dorongan badan ke depan. Kecepatan lari ditentukan oleh panjang langkah dan frekuensi langkah (jumlah langkah persatuan waktu). Oleh karena itu, seorang pelari jarak pendek harus dapat meningkatkan satu atau kedua-duanya.
3. Lari Jarak Menengah
Gerak lari jarak menengah (800 m- 1500 m) dan sedikit berbeda dengan gerakan lari jarak pendek .terletak pada cara kaki menapak. Lari jarak menengah, kaki menapak ball hell-ball, ialah menapakkan pada ujung kaki tumit dan menolak dengan ujung kaki. Star dikakukan dengan cara berdiri. Yang perlu diperhatikan pada lari jarak menengah: >>badan harus selalu rilaks atau santai. >>Lengan diayun dan tidak terlalu tinggi  seperti pada lari jarak pendek >>Badan condong ke depan kia-kira 15º dari garis vertical. >>Panjang langkah tetap dan lebar tekanan pada ayunan paha ke depan, panjang langkah harus sesuai dengan panjang tungkai. Angkat lutut cukup tinggi (tidak setinggi lari jarak pendek). Penguasaan terhadap kecepatan lari (pace) dan kondisi fisik serta daya tahan tubuh yang baik.Dalam lari jarak menengah gerakan lari harus dilakukan dengan sewajarnya, kaki diayunkan ke depan seenaknya, panjang langkah tidak terlalu dipaksakan kecuali menjelang masuk garis finis.

4. Lari Estafet
Lari Estafet atau dengan kata lain disebut "Lari sambung menyambung sambil membawa tongkat" adalah salah satu jenis olahraga yang berinduk pada bidang atletik. Pelarinya berjumlah lebih dari 1 orang & kurang dari 5 orang yang tergabung dalam 1 tim, dimana masing-masing pelari sudah diatur dalam jarak tertentu untuk kemudian bersiap-siap menunggu ato memerima tongkat Estafet dari teman dan kemudian berlari untuk menyerahkan tongkat tersebut kepada teman 1 tim dan seterusnya saling mengoforkan tongkat hingga memasuki garis finis. Siapa yang pertama mencapai garis finis maka Tim tersebutlah yang menang. Nomor lari estafet yang sering diperlombakan adalah nomor 4 x 100 meter dan nomor 4 x 400 meter. Dalam melakukan lari sambung bukan teknik saja yang diperlukan tetapi pemberian dan penerimaan tongkat di zona atau daerah pergantian serta penyesuaian jarak dan kecepatan dari setiap pelari

2.3 Manfaat Lari
Seharian berkutat dengan pekerjaan kantor akan membuat badan dan pikiran kita lelah. Belum lagi, kurangnya suplai gizi dari makanan yang kita konsumsi sehari - hari. Fast food pun jadi andalan bagi sebagian kaum urban untuk menolak lapar. Pizza, fried chicken, spagetti dll pun tanpa disadari mengundang bahaya “kolesterol” dan menumpuk di tubuh kita. Untuk menanggulanginya, kita bisa mulai melakukan pola hidup sehat dengan mengontrol makanan yang kita konsumsi dan berolahraga. Olaharga yang sering dilakukan oleh sebagian masyarakat adalah lari. Dengan hanya bermodal handuk, sepatu lari, dan air mineral, kita bisa mendapatkan beberapa manfaat sekaligus bagi tubuh dan pikiran kita. Adapun beberapa manfaat yang bisa kita rasakan dengan olahraga lari adalah :
1.      Menurunkan Berat Badan
Olahraga lari merupakan salah satu cara instan dalam membakar kalori yang mengendap di dalam tubuh. Mengapa? karena dengan olahraga lari tubuh kita “dipaksa” untuk membakar banyak kalori. Indikatornya adalah banyaknya keringat yang keluar dari tubuh. Selain itu, lari dapat membantu wanita untuk memiliki bentuk tubuh yang ideal. Tentunya semua itu juga harus diimbangi dengan diet yang seha

2.      Memperbaiki kadar gula darah
Sangat dianjurkan bagi pasien penderita diabetes karena dapat meningkatkan toleransi glukosa.
3.      Baik untuk jantung
Jantung anda akan tetap sehat jika rutin melakukan olahraga lari. Selain itu lari juga membantu memperlancar peredaran darah di dalam tubuh.
4.      Mengurangi Stres
Tentunya ini berlaku jika anda berlari di luar ruangan, bukan di dalam ruangan / tempat fitness. Dengan melihat pemandangan alam yang eksotis akan membuat perasaan bahagia dan senang.
5.      Membantu Konsentrasi
Banyak yang meyakini jika lari=meditasi karena anda akan dituntut berkonsentrasi pada jalan yg sebelumnya telah dilewati. 

BAB III
RANGKUMAN

            Lari adalah olahraga yang sederhana dan tidak membutuhkan peralatan khusus (kecuali sepatu) layaknya olahraga lain. Hampir semua orang bisa melakukannya. Namun sebaiknya kamu mengetahui cara berlari yang benar.
Lari sprint atau lari jarak pendek adalah lari yang menempuh jarak antara 50 m sampai dengan jarak 400 m. oleh karena itu kebutuhan utama untuk lari jarak pendek adalah kecepatan. Kecepatan dalam lari jarak pendek adalah hasil kontraksi yang kuat dan cepat dari otot-otot yang diubah menjadi gerakan halus lancer dan efisien dan sangat dibutuhkan bagi pelari untuk mendapatkan kecepatan yang tinggi. Seoarang pelari jarak pendek (sprinter) yang potensial bila dilihat dari komposisi atau susunan serabut otot persentase serabut otot cepat (fast twitch) lebih besar atau tinggi dengan kemampuan sampai 40 kali perdetik dalam vitro disbanding dengan serabut otot lambat (slow twitch) dengan kemampuan sampai 10kali perdetik dalam vitro. Oleh karena itu seorang pelari jarak pendek itu dilahirkan /bakat bukan dibuat. Suatu analisis structural prestasi lari jarak pendek dan kebutuhan latihan dan pembelajaran untuk memperbaiki harus dilihat sebagai suatu kombinasi yang kompleks dari proses-proses biomekanika, biomotor, dan energetic.

DAFTAR PUSTAKA

http://setyawanaditya24.blogspot.com/2012/04/artikel-kesehatan-pengaruh-olahraga.html
www.google.co.id