Minggu, 04 Oktober 2015

Daftar kota yang karyawannya memiliki jam kerja sedikit di dunia

Daftar kota di dunia yang karyawannya memiliki jam kerja sedikit di dunia, dibuat oleh UBS. Berikut daftarnya seperti dilansir dari CNN.

1. Paris

Pekerja di Paris merupakan yang paling santai di dunia. Pekerja di kota mode dunia ini hanya bekerja 1.604 jam tiap tahun.

"Mereka yang suka kerja dengan waktu singkat, mungkin harus mencari kerja di Paris. Karena orang di sana hanya bekerja sekitar 35 jam per pekan, dan memiliki 29 hari cuti dengan gaji," demikian analisa UBS.

Prancis mengeluarkan aturan di tahun 2000, yang mendorong perusahaan untuk memperkerjakan karyawan 35 jam per pekan. Tujuannya agar banyak orang yang direkrut.

Jam kerja karyawan di Paris ini beda jauh dari pekerja di Hong Kong, yang jam kerjanya mencapai 2.606 jam per tahun, atau lebih dari 50 jam per pekan.


2. Lyon

Lyon juga salah satu kota di Prancis yang karyawannya juga memiliki jam kerja singkat.

Para pekerja di Lyon, secara rata-rata memiliki jam kerja 1.631 jam per tahun.

Selain itu, pekerja di kota ini juga memiliki jatah 29 hari cuti dengan gaji.

3. Moscow

Lupakan soal politik dan kejatuhan ekonomi Rusia. Para pekerja di Moscow termasuk yang memiliki jam kerja singkat di dunia.

Secara rata-rata, jumlah jam kerja para pekerja di Moscow adalah 1.647 jam per tahun, dengan jatah 31 hari cuti dengan gaji.


4. Helsinki

Buat mereka yang suka kerja santai di negara yang politiknya stabil, mungkin bisa bekerja di ibu kota Finlandia, yaitu Helsinki.

Rata-rata pekerja di kota ini bekerja 1.659 jam per tahun, dan cuti 29 hari per tahun dengan gaji.

Selain itu, Finlandia juga menjadi negara terbaik untuk pelatihan pekerja.

5. Wina

Ibu kota Austria ini, memiliki populasi 1,8 juta jiwa. Rata-rata jam kerja karyawan di kota ini adalah 1.678 jam per tahun, dan mendapatkan jatah cuti 27 hari dengan gaji.

Wina ini juga menjadi kota terenak untuk ditinggali di dunia, setelah Melbourne.

Kota ini memiliki reputasi yang bagus dalam standar kehidupan masyarakat, infrastruktur yang solid, dan sistem kesehatan yang bagus.

6. Milan

Milan merupakan salah satu kota fesyen di dunia, yang para pekerjanya memiliki jam kerja sedikit.

Rata-rata jam kerja karyawan di Milan adalah 1.691 jam per tahun. Penduduk kota ini memiliki kehidupan yang seimbang.


7. Kopenhagen
Ibu kota Denmark ini dikenal sebagai kota yang ramah bagi pesepeda. Pekerja di kota ini rata-rata jam kerjanya 1.697 jam per tahun.

Selain itu, Denmark juga menjadi negara yang masyarakatnya paling bahagia di dunia.

8. Luksemburg

Negara kecil di Eropa ini masuk katagori kaya, dan menerapkan tarif pajak rendah.

Warga di negara ini jam kerjanya termasuk yang sedikit di dunia. Rata-rata 1.703 jam per tahun.

Pekerja di negara ini juga mendapatkan jatah cuti 32 hari per tahun dengan gaji.

9. Vilnius

Ibu kota Lithuania ini memiliki banyak bangunan berarsitektur sejarah.

Rata-rata pekerja di kota ini bekerja 1.716 jam per tahun, dengan jatah cuti 30 hari.

10. Brussel

Ibu kota Belgia ini merupakan pusat perpolitikan Eropa, karena menjadi tuan rumah rapat-rapat pimpinan Uni Eropa dan Komisi Eropa.

Meski begitu, karyawan di kota ini memiliki jam kerja yang sedikit di dunia, jumlahnya 1.717 jam per tahun.

Jatah cuti pekerja di Brussel adalah 18 hari dengan gaji.