Jumat, 08 April 2016

Pengertian, syarat, faktor dan ciri yang mendasari interaksi sosial



MAKALAH
PENGERTIAN, SYARAT, FAKTOR DAN CIRI YANG MENDASARI
INTERAKSI SOSIAL
KELOMPOK : 4


MATAPELAJARAN : BAHASA INDONESIA


TAHUN PELAJARAN 2015/2016
 

KATA PENGANTAR
             
            Puji syukur kami panjatkan pada kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat, hidayah serta karunia-nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan makalah “Pengertian, syarat, faktor dan ciri yang mendasari interaksi sosial”

               Kami menyadari bahwa makalah yang kami selesaikan ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran dari semua kalangan yang bersifat membangun guna kesempurnaan makalah kami selanjutnya.
                Akhir kata, kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Serta kami berharap agar makalah ini dapat bermanfaat bagi semua kalangan.

DAFTAR ISI
JUDUL................................................................................................................. i
KATA PENGANTAR........................................................................................ ii
DAFTAR ISI....................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN................................................................................... 1
A.    Latar Belakang.......................................................................................... 1
B.     Rumusan Masalah..................................................................................... 1
C.     Tujuan Penulisan....................................................................................... 2
D.    Manfaat .................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN.................................................................................... 3
A.    Pengertian Interaksi Sosial........................................................................ 3
B.     Ciri dari Interaksi Sosial............................................................................ 3
C.     Faktor yang Mendasari Interaksi Sosial.................................................... 4
D.    Syarat Terjadinya Interaksi Sosial............................................................. 5
BAB III PENUTUP............................................................................................ 6
A.    Simpulan.................................................................................................... 6
B.     Saran.......................................................................................................... 6
DAFTAR PUSTAKA......................................................................................... 7

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Interaksi sosial biasanya diartikan sebagai suatu reaksi individu yang lain saling berhadapan, bekerja sama, berbicara, berjabat tangan atau bahkan terjadi persaingan dan pertikaian. Interaksi sosial dapat berlangsung secara baik.begitu pula sebalik nya interaksi sosial yang di lakukan sesuai dengan norma masyarakat bertujuan untuk toleransi saling menghormati dan menghargai pendirian masing masing. Keadaan saling mempengaruhi diantara mereka maka telah terjadi interaksi sosial. Interaksi sosial merupakan hubungan timbal balik antar individu dan antara individu dan kelompok proses interaksi sosial mempunyai maksud dan tujuan jelas, walaupun mungkin tujuan itu tidak sejalan antara kedua belah pihak, serta dipengaruhi oleh waktu yang akan menentukan aksi atau reaksi yang berlangsung.
            Masalah yang terjadi jika tidak melakukan interaksi sosial saling mempengaruhi dapat berupa permusuhan,pertikaian,percakapan,isyarat atau bahkan sekedar bau keringat oleh karena itu masyarakat sangat membutuhkan interaksi sosial dalam kehidupan sehari hari. Penyelesaian masalah interaksi sosial dapat dimulai dari hal yang terkecil,diri kita sendiri, sampai ke masalah interaksi yang luas. Untuk menyelesaikan masalah interaksi sosial tentunya kita harus mengetahui sumber masalah nya. Latar belakang tersebut disusun untuk merasa terdorong menulis makalah ini dengan judul “Pengertian, Syarat, Faktor dan Ciri yang Mendasari Interaksi sosial”.
B.     Rumusan Masalah
   Adapun rumusan masalah yang akan penulis bahas adalah :
1.      Apa yang dimaksud dengan interaksi sosial?
2.      Apa saja ciri ciri dari interaksi sosial?
3.      Apa saja faktor yang mendasari interaksi sosial?
4.      Bagaimana syarat terjadinya interaksi sosial?
        
C.    Tujuan penulisan
            Sesuai dengan rumusan masalah tersebut, tujuan yang di capai dalam penelitian adalah sebagai berikut
1.      Mengidentifikasi interaksi sosial.
2.      Mengidentifikasi ciri ciri interaksi sosial.
3.      Mengidentifikasi faktor  interaksi sosial.
4.      Mengidentifikasi syarat interaksi sosial.

D.    Manfaat
            Penyusun mengharapkan karya tulis ilmiah ini bermanfaat bagi siapapun membacanya. Penyusun berharap pembaca dapat mengetahui ciri-ciri interaksi sosial, faktor interaksi sosial, syarat interaksi sosial. Dengan demikian pembaca dapat mengetahui macam macam dari interaksi sosial

BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Interaksi Sosial
Menurut Nurseno (2004 : 67) interaksi sosial adalah “hubungan timbal balik antara individu dan individu kelompok dengan kelompok. Interaksi sosial merupakan proses komunikasi diantara orang-orang untuk saling memgaruhi perasaan, pikiran, dan tindakan”.
            Menurut Dhohiri Taufiq Rohman (2006: 42) “interaksi sosial akan berlangsung apabila seorang individu melakukan tindakan dan dari tindakan tersebut menimbulkan reaksi individu yang lain. Interaksi sosial terjadi jika dua orang atau lebih saling berhadapan, berkerjasama, berbicara, berjabat tangan atau bahkan terjadi persaingan dan pertikaian”.
            Interaksi sosial merupakan hubungan tersusun dalam bentuk tindakan-tindakan berdasarkan norma dan nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat. Dari sinilah dapat kita amati atau rasakan bahwa apabila sesuai dengan norma dan nilai dalam masyarakat, interaksi tersebut akan berlangsung dengan baik begitu pula sebaliknya, manakalah interaksi sosial yang dilakukan tidak sesuai dengan norma dan nilai dalam masyarakat, interaksi yang terjadi kurang dapat berlangsung baik

B. Ciri-ciri Interaksi Sosial
  Beberapa ciri yang dapat dikenali adalah
1.      Jumlah pelaku lebih dari satu orang
2.      Terjadinya komunikasi di antara pelaku melalui kontak sosial
3.      Mempunyai maksud atau tujuan yang jelas
4.      Dilaksanakan melalui suatu pola sistem sosial tertentu
Pola sistem sosial kelak akan menciptakan suatu pola hubungan sosial yang relatif baku atau tetap apabila interaksi sosial itu terjadi berulang ulang dalam kurun waktu yang relatif lama dan diantara para pelaku yang relatif sama. Pola seperti ini dapat dijumpai dalam bentuk sistem nilai dan norma.
Secara ideal pola yang melandasi interaksi sosial memiliki beberpa syarat antara lain
1.      Tujuan yang jelas,
2.      Kebutuhan yang jelas bermanfaat,
3.      Adanya kesesuaian dan berhasil guna,
4.      Adanya kesesuaian dengan kaidah kaidah sosial yang berlaku.
            Apabila pola ideal tersebut benar-benar melandasi hubungan interaksi sosial dalam kehidupan masyarakat, maka akan tercipta suatu keteraturan sosiail. Sebaliknya, apabila pola ideal tersebut dilanggar, maka akan tercipta ketidak teraturan sosial yang akan menggoyangkan sendi-sendi kehidupan masyarakat

C. Faktor-faktor yang Memengaruhi Interkasi Sosial
            Menurut Nurseno (2004:72) Proses interaksi sosial dipengaruhi oleh bermacam macam faktor, diantaranya:
a.Imitasi
            Imitasi berasal dari bahasa inggris, imitation yang artinya, tiruan atau peniruan. Jadi, imitasi merupakan proses meniru orang lain baik dalam sikap maupun tingkah laku.
b.Sugesti(suggestion)
            Sugesti adalah pengaruh yang diberikan oleh pihak lain, baik ini berupa pandangan, sikap, maupun perilaku sehingga orang yang mendapat pengaruh. Jadi, sugesti merupakan suatu anjuran yang melahirkan reaksi langsung dan tanpa berpikir rasional karena individu yang menerima sugesti sedang dilanda emosi.

D. Syarat Terjadinya Interaksi Sosial
  a. Kontak sosial (social contact)
            Kontak berasal dari kata con atau cum yang berarti bersama-sama dan tango yang berarti menyentuh. Jadi kontak berarti bersentuhan badan. Kata kontak berarati hubungan dengan menggunakan pembicaraan, telepon, telegram, surat, siaran radio, siaran tv, internet, dll.
 Kontak sosial dapat bersifat primer maupun sekunder. Kontak sosial primer bersifat langsung tanpa prantara. Bentuk kontak sosial primer adalah menyucapkan salam, berjabat tangan, atau tersenyum kepada orang lain. Bentuk sosial sekunder terjadi dengan menggunakan perantara antara lain berupa sandi, surat, simbol, telpon, radio, tv, atau internet.
 Kontak sosial dapat berlangsung dalam tiga bentuk, sebagai berikut:
 1.Kontak antar individu
Hal ini terjadi apabila dua individu bertemu, dan terjadi interaksi yang dimulai dari berjabat tangan, saling berbicara, ataupun saling bertikai.
 2.Kontak antar kelompok
Hal ini terjadi antara kelompok satudengan kelompok lain sebagai satu kesatuan bukan merupakan pribadi anggota kelompok yang bersangkutan. Misalnya, perkawinan yang melibatkan dua kelompok keluarga.
 3. Kontak antara individu dengan kelompok
Bentuk interaksi yang terjadi antara individu dengan sekelompok orang misalnya, seorang guru mengajar didepan kelas.
b. Komunikasi
            Komunikasi adalah proses memberikan tafsiran pada perilaku orang lain. Perilaku orang dapat berupa pembicaraan, gerak badan, ekspresi wajah, sikap, dan perasaan-perasaan nya. suatu kontak yang tidak disertai adanya komunikasi bukan lah interaksi sosial. Misalnya, anda bertemu dengan orang papua.
Berdasarkan penjelasan di atas, interaksi sosial memiliki ciri-ciri antara lain:
   1). Interaksi sosial memiliki lebih dari satu orang
   2). Terjadinya komunikasi di antara orang orang yang terlibat,
   3). Mempunyai maksud tujuan yang jelas, walaupun mungkin tujuan itu tidak sejalan antara kedua pihak,
   4). Dipengaruhi oleh faktor yang akan menentukan aksi atau reaksi yang berlangsung.

BAB III
PENUTUP
A.    SIMPULAN
            Berdasarkan isi pembahasan masalah bab sebelumnya kami dapat menarik kesimpulan sebagai berikut. Interkasi sosial sebagai media yang bersifat timbal balik antar individu, antar kelompok, dan antar individu dan kelompok. Faktor yang menyebabkan terjadinya interaksi sosial karena suatu hubungan berinteraksi bisa saling mempengaruhi kedekatan yang dapat berupa persahabatan, permusuhan, dan percakapan. Syarat interaksi sosial memiliki kontak sosial dan kumunikasi. Cirinya, menciptakan suatu pola hubungan sosial yang relatif baku atau tetap apabila interaksi sosial itu terjadi berulang-ulang dalam kurun waktu yang relatif lama dan di antara para pelaku yang relatif lama.

B.     SARAN
            Penulis berharap setelah membaca makalah ini pembaca dapat berinteraksi antar individu maupun kelompok karena sebagai acuan hubungan sosial yang dinamis dan terjadinya komunikasi antar individu atau kelompok.

DAFTAR PUSTAKA

Dhohiri, Taufiq Rohman. dkk. 2006. Sosiologi Suatu Kajian Kehidupan Masyarakat. Jakarta : Yudhistira.

Nurseno. 2004. Kompetisi Dasar Sosiologi. Solo : Tiga Serangkai.
Suhardi, Sri Sunarti. 2009. Sosiologi. Jakarta : Graha Multi Grafika.