Rabu, 19 Oktober 2016

Makalah Tentang Perwasitan Bola Basket



MAKALAH
PERWASITAN BOLA BASKET



DISUSUN OLEH :
Nama                                   :
Kelas                                   
Guru Pembimbing             :



NAMA SEKOLAH
TAHUN PELAJARAN 2016/2017


KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puji dan syukur kepada Allah swt. atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga makalah ini selesai pada waktunya. Selawat dan salam disampaikan kepada Rasulullah saw. dan juga kepada sahabat dan keluarga beliau.

            Makalah ini berjudul Perwasitan Bola Basket”. Ucapan terima kasih penulis ucapkan kepada Bapak Irham Febriansyah, S.Pd. Ssebagai Guru Pembimbing  dan juga kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam penyelesaian penulisan makalah ini.
            Akhirnya, saran dan kritik dari pembaca sangat diharapkan untuk perbaikan penulisan makalah ke depannya. semoga makalah ini bermanfaat.



                                                                                    ,  Oktober 2016


                                                                                    Penulis


DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL......................................................................................... i
KATA PENGANTAR..................................................................................... ii
DAFTAR ISI.................................................................................................... iii

BAB I  PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang.............................................................................................. 1
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Perwasitan dalam Permainan Bola Basket.................................................... 2
2.2 Tanda-Tanda pada Waktu............................................................................. 4
2.3 Perlengkapan Wasit Bola Basket.................................................................. 5
2.4 Tugas dan Wewenang Wasit......................................................................... 5
2.5 Tugas dan Wewenang Khusus...................................................................... 6
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan.................................................................................................... 8
3.2 Saran.............................................................................................................. 8
DAFTAR PUSTAKA....................................................................................... 9

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Permainan Bola Basket dimainkan oleh dua regu yang berlawanan. Tiap-tiap regu yang melakukan permainan di lapangan terdiri dari 5 orang, sedangkan pemain pengganti sebanyak-banyaknya 7 orang, sehingga tiap regu paling banyak terdiri dari 12 orang pemain. Permainan Bola Basket dimainkan di atas lapangan keras yang sengaja diadakan untuk itu, baik di lapangan terbuka maupun di ruangan tertutup. Pada hakekatnya, tiap-tiap regu mempunyai kesempatan untuk menyerang dan memasukkan bola sebanyak-banyaknya keranjang sendiri untuk sedapat mungkin tidak kemasukan. Pertandingan bola basket dipimpin oleh dua orang wasit, yakni wasit I dan wasit II. Wasit I disebut sebagai wasit pemandu (referee) dan wasit II disebut sebagai wasit pendamping (umpiree).’.  Dalam permainan Basket, terutama dalam perwasitnya dengan banyaknya aturan yang berlaku sehingga kita kadang sering lupa, mungkin ini juga yang membuat basket kalah dengan sepak bola banyaknya aturan basket yang membuat pemain harus bener bener memahaminya  perwasitan bola basket, nah makalah berikut ini akan membahas tentang  perwasitan bola basket.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Perwasitan dalam Permainan Bola Basket
Dalam suatua Pertandingan bola basket dipimpin oleh dua orang wasit, yakni wasit I dan wasit II. Wasit I disebut sebagai wasit pemandu (referee) dan wasit II disebut sebagai wasit pendamping (umpiree). Adapun tugas dan tanggung jawab kedua wasit tersebut adalah sebagai berikut.

a. Posisi dan Kedudukan Wasit
Kekita Pertandingan berlangsung Wasit hendaknya berdiri dalam posisi yang tepat dan dekat dengan situasi permainan. Adapun kedudukan wasit I dan wasit II antara lain sebagai berikut.

1) Pada Waktu Melakukan Bola Loncat (Jump Ball)
Kemudian Setelah wasit pemandu dan wasit pendamping pindah tempat, wasit yang menghadap ke meja petugas melambungkan bola untuk melakukan bola loncat. Wasit yang membelakangi petugas meja menempatkan diri sesuai dengan tempat bola loncat dilakukan.

2) Pada Waktu Tembakan Hukuman
Setelah wasit pemandu dan wasit pendamping pindah tempat maka wasit pendamping menyerahkan bola kepada penembak. Pada waktu lemparan ke dalam, bola harus diserahkan oleh wasit. Dalam peristiwa ini wasit tidak akan mungkin menempati posisi sebagai pemandu. Karena itu, wasit pendamping harus segera menempati posisi wasit pemandu.

b. Pedoman Memberikan Peringatan
Kesalahan Perorangan
Wasit haruslah bertindak tepat dan benar. Hal ini disebabkan, jika seorang pemain melakukan kesalahan sebanyak lima kali, wasit dapat mengeluarkan pemain tersebut secara langsung. Oleh karena itu, saat terjadi suatu peristiwa, wasit harus benar-benar menyaksikan semua peristiwa itu, baik sebelum, sedang, maupun setelah kejadian.

c. Pedoman dalam Mewasiti
Beberapa ketentuan yang harus diperhatikan dalam mewasiti pertandingan bola basket adalah sebagai berikut.

a. Tiuplah peluit setiap kali terjadi pelanggaran, sambil mengangkat tangan dengan telapak tangan terbuka. Berilah tanda pelanggaran dan tunjukkan ke arah mana bola harus dilempar.

b. Jika terjadi lemparan ke dalam, wasit yang terdekat harus mengacungkan tangan ke atas dengan telapak tangan terbuka. Gerakan tangan baru diturunkan setelah bola tersentuh pemain.

c. Tiuplah peluit jika terjadi kesalahan sambil mengangkat tangan dengan mengepal serta menunjuk pemain yang melakukan pelanggaran. Kemudian, beri tahukan kepada petugas meja mengenai nomor dada pemain yang melakukan kesalahan. Setelah itu, beri tahukan pula mengenai tanda lemparan samping yang akan dilakukan.

d. Ingatlah selalu tempat duduk wasit pemandu dan pendamping. Jika terjadi kesalahan dan bola loncat, wasit pemandu dan wasit pendamping harus berpindah tempat. Aturlah agar perpindahan antara wasit pemandu dan pendamping selalu berjalan lancar.

e. Usahakanlah wasit pemandu dan pendamping selalu bergerak untuk memperoleh tempat pengamatan yang tepat.

f. Wasit pendamping mempunyai kewajiban khusus mengamati persinggungan pemain antara pinggang ke atas dan pengamatan terhadap bola masuk. Jika bola masuk, dia harus memberi tanda kepada petugas meja dan mengacungkan dua jari ke atas dan digerakkan ke bawah. Wasit pemandu berkewajiban mengamati persinggungan pemain antara pinggang sampai kaki.

2.2 Tanda-Tanda pada Waktu

Tembakan Hukuman
Tanda-tanda atau isyarat yang biasa dipakai ketika wasit memberikan tembakan hukuman antara lain sebagai berikut.

a. Mengacungkan jari telunjuk menandakan akan terjadi satu kali tembakan hukuman.
b. Mengacungkan dua jari tangan menandakan bola masuk. Selain itu, ada beberapa tugas yang harus dijalankan oleh wasit dan petugas lainnya.

Pencatat angka (score keeper) harus mencatat waktu secara beraturan mengenai angka yang dibuat dan mencetak gol dari tembakan di lapangan dan tembakan bebas atau gagal. 

Pencatat angka harus melaksanakan tugas sebagai berikut:

1)      mencatat kesalahan perseorangan atau teknik yang dilakukan setiap pemain; 
2)      mencatat time out;
3)      menunjukkan jumlah kesalahan yang dilakukan setiap pemain dengan menggunakan nomor pemberi tanda;
4)      pencatat angka harus menyimpan catatan dari nama dan nomor pemain yang bermain pertama dan semua pemain pengganti dan siapa yang melakukan permainan.
Pengamat waktu (time keeper) bertugas sebagai berikut:
1)      mencatat kapan dimulainya setiap babak dan akan memberitahukan kepada wasit lebih dari 3 menit sebelum pertandingan dimulai;
2)      menyimpan catatan tentang waktu mulai dan berakhirnya suatu babak dalam pertandingan;
3)      menghitung time out, pengamat waktu menggunakan jam time out dan memberi tahu ke pencatat angka untuk mengisyaratkan jika 50 detik telah berlalu sesudah time out dimulai.

Selain pencatatan angka dan waktu, dalam permainan bola basket juga terdapat pengamat waktu menjalankan alat 30 detik segera pada saat pemain mengontrol bola hidup di lapangan. Jika sebuah regu menguasai bola dalam 30 detik dan bolanya tidak dilempar, tindakan ini merupakan suatu pelanggaran.

2.3. Perlengkapan Wasit Bola Basket

Selama menjalankan tugas, wasit dan umpire harus mengenakan seragam yang terdiri atas perlengkapan berikut ini.
  • 1) Kaos seragam dan celana panjang hitam
  • 2) Sepatu bola basket hitam dan kaos kaki hitam
  • 3) Peluit
2.4. Tugas dan Wewenang Wasit

Selama bertugas di lapangan, wasit memiliki tugas dan wewenang yang telah ditentukan oleh FIBA.

1) Tugas dan Wewenang Umum
  • Masing-masing petugas (wasit dan umpire) berwenang mengambil keputusan dalam batas-batas tugasnya, namun tidak berwenang untuk mengabaikan atau mempertanyakan keputusan yang dibuat oleh petugas yang lain.
  • Dalam beberapa kasus, wasit mempunyai tugas, wewenang, dan tanggung jawab yang lebih besar. Contohnya sebelum pertandingan dimulai, pertandingan berakhir, waktu bermain, penilaian, atau ketika para petugas tidak sepakat mengenai dihitung atau tidaknya bola yang masuk.
  • Petugas meniup peluitnya untuk menghentikan pertandingan dan memberi sinyal kepada pencatat waktu untuk menghentikan jam. Hal ini dilakukan ketika terjadi pelanggaran atau kesalahan.
  • Memberikan petunjuk yang jelas bahwa bola masuk telah diberi angka, ketika pemain sukses melakukan lemparan bebas.
  • Menunjukkan jumlah dan tipe kesalahan saat terjadi personal foul.
  • Memberi petunjuk dengan jelas mengenai tindakan yang membuat bola menjadi mati, ketika suatu tim melakukan throwin. Selain itu, memberi arahan tindakan selanjutnya, kecuali jika dilanjutkan dengan succesful goal atau awarded goal.
2.5.  Tugas dan Wewenang Khusus
  • Menginspeksi dan menyetujui peralatan yang akan digunakan.
  • Menetapkan jam permainan resmi, alat 24 detik, stopwatch, dan menghormati petugas meja.
  • Memilih bola untuk pertandingan dari sedikitnya dua bola yang disediakan oleh tim tuan rumah.
  • Tidak mengizinkan pemain mengenakan benda-benda yang dapat menyebabkan cedera.
  • Memimpin jump ball untuk memulai babak pertama, dan lemparan ke dalam untuk memulai babak-babak lainnya.
  • Berwenang menghentikan pertandingan jika diperlukan.
  • Berwenang menentukan tim yang kalah dalam pertandingan jika menolak untuk bermain setelah diinstruksikan demikian, atau jika tim melakukan upaya agar pertandingan tidak dimainkan.
  • Mempelajari dengan hati-hati lembar nilai pada akhir pertandingan atau kapan pun dirasa perlu.
  • Membuat keputusan akhir kapan saja diperlukan atau ketika petugas tidak sepakat.
  • Berwenang membuat keputusan tentang hal-hal yang tidak diatur secara spesifik di dalam peraturanperaturan ini.
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Pertandingan bola basket dipimpin oleh seorang wasit (referee) dan dua orang umpire. Mereka harus memimpin jalannya pertandingan sesuai peraturan resmi FIBA (Federation Internationale de Basketball ) dan interpretasinya. Wasit dan umpire harus bersikap netral, adil, serta tidak memihak salah satu tim.

3.2 Saran
Para pemain harus menjalin kerja sama yang baik. Selain itu, pemain dan wasit harus harmonis dan saling menghargai. Mentalitas pemain harus tetap dijaga, jangan mudah tersulut emosinya oleh lawan. Semangat berprestasi harus ditumbuhkan.    Tugas wasit merupakan salah satu tugas yang sangat berat dan dalam pertandingan seorang wasit haruslah orang yang ahli dan tau seluk beluk sebuah pertandingan. Itulah Tugas Wasit Dalam Bola Basket

DAFTAR PUSTAKA

http://artikelpengertianmakalah.blogspot.co.id/2015/04/makalah-bola-basket-taktik-teknik.html
http://www.materisma.com/2015/03/peraturan-dan-perwasitan-permainan-bola.html